Category: Teknologi Informasi

Simpan Sebelum Akun Facebook Anda Hilang

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Google Buzz
  • Blogger
  • Google Reader
  • Yahoo! Bookmarks
  • YahooBuzz
  • BlinkList
  • Live
  • MSNReporter
  • Friendster
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • email
  • RSS

Pernah menyadari bahwa tiba-tiba akun teman dalam jejaring sosial Anda menghilang. Pernah berpikir hal ini mungkin saja terjadi pada diri Anda? Atau mungkin Anda merasa aman karena tidak pernah melanggar aturan yang ditetapkan Facebook?

Jangan salah, hal ini bisa saja terjadi jika ‘teman’ Anda yang usil melaporkan akun Anda kepada Facebook meskipun Anda tidak melanggar aturan. Artikel ini membahas tentang bagaimana mengunduh seluruh informasi yang pernah Anda masukkan di Facebook dan menyimpannya di PC Anda, sehingga Anda masih memiliki cadangan semua data Anda yang ada di Facebook.

Learn more ...

Blackberry lebih berrysiko kena hack?

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Google Buzz
  • Blogger
  • Google Reader
  • Yahoo! Bookmarks
  • YahooBuzz
  • BlinkList
  • Live
  • MSNReporter
  • Friendster
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • email
  • RSS

Wah diriku sudah absen beberapa hari ngeblog. Maklum, disibukkan oleh kerjaan dan hobi. :D

Kebetulan ada teman yang agak bego masalah gadget yang mencoba mengklarifikasi sebuah pernyataan dari temannya yang katanya kuliah di jerman: Blackberry lebih mudah kena hack karena selalu terhubung ke internet. Kalau kita punya e-banking bisa juga ketahuan dari blackberry (mungkin maksudnya si hacker melakukan transaksi tanpa seijin pemilik blackberry-nya)

Reaksi pertamaku: Hm… Kalimat pertama ada benarnya sih. Kalimat ke dua bisa saja terjadi namun agak sulit. :D

Ponsel yang Beresiko Tinggi Terkena Hack

Semakin ‘smart’ suatu ponsel, terutama jika kecerdasan si ponsel melebihi penggunanya, :D maka makin mudah pula si hacker mengutak atik data dalam ponsel. Sedangkan ponsel-ponsel ‘bodoh’ hampir tidak mungkin diutik si hacker jarak jauh. Namun tidak menutup kemungkinan pula si hacker melakukan pencurian secara offline.

Faktor resiko tinggi yang kedua adalah bagi pengguna ponsel yang berlangganan paket data unlimited. Biasanya pengguna paket ini sangat tidak peduli dengan lalu-lintas data yang mengalir dari dan ke ponselnya, sebesar apa pun, ke mana pun tujuannya. Karena bagaimana pun harga yang mereka bayar tetap sama :D . Bahkan kalau bisa (tentu saja bisa :) ) ponsel tersebut dipakai 24 jam untuk mendownload konten hingga 1GB 8) .

Blackberry punya semua unsur itu. Mulai dari smart (walau ga terlalu smart). Pengguna yang bisanya cuma chatting, bbman, mengunduh berbagai aplikasi dan game. Dan koneksi internet 24 jam. Jadi ini menjawab pertanyaan pertama.

Tidak hanya Blackberry, Android juga seperti itu :D . Bahkan lebih besar resikonya karena basis OS nya lebih familiar dan sering digunakan para hacker, yaitu linux. OS lain seperti Symbian, Palm, Pocket PC dan turunannya sebetulnya juga punya resiko yang kurang lebih sama. Dan perlu diperhatikan juga bahwa Pocket PC dan turunannya mungkin lebih mudah kena hack karena microsoft punya sejarah yang kelam dengan deretan OS yang dikeluarkannya karena selalu menjadi target incaran para hacker.

Caranya?

Yang paling sering terjadi pada ponsel yang sudah memiliki browser adalah phising, pencurian informasi login lewat website yang mirip dengan aslinya. Biasanya link menuju halaman web tersebut disebarkan lewat email atau broadcast IM.

Selain itu dengan cara mengirim spyware, aplikasi yang secara terselubung mengirim data pribadi Anda lewat internet kepada pembuat aplikasi tersebut. Metode penyebarannya juga mirip dengan phising. Hanya saja untuk metode ini Anda harus mendownload aplikasi tersebut dan menginstallnya di ponsel Anda. Dan ponsel Anda pun biasanya akan mengeluarkan peringatan-peringatan penting saat aplikasi tersebut mencoba mengakses dan mengirim data pribadi Anda. Payahnya pengguna yang tidak mengerti arti pesan dan resikonya dengan enteng akan menjawab Yes dan Allow.

Cara terakhir adalah yang paling ampuh yaitu clonning, seluruh data dan informasi dalam ponsel di menjadi milik si hacker. Dia bahkan dapat menggunakan nomer telpon Anda dan menggunakan id Blackberry Anda. Tapi cara ini membutuhkan fisik ponsel berada di tangan si hacker. Yah bisa juga sih dilakukan secara online, namun lebih sulit. :)

Saran dan Pencegahan

Perhatikan baik-baik setiap pesan yang muncul pada layar ponsel sebelum melakukan konfirmasi Yes-No, memilih No dan Cancel biasanya lebih aman, namun ada baiknya Anda benar-benar mengerti maksud pesan tersebut. Gunakan pilihan bahasa inggris, karena biasanya lebih mudah dimengerti dan lebih mudah dicari referensinya lewat Internet.

Jangan sembarangan memasukkan data login. Pastikan bahwa halaman web tempat Anda memasukkan data tersebut adalah benar-benar website tujuan Anda. Perhatikan biasanya ada tanda gembok disebelah alamat login yang resmi.

Untuk pengguna e-banking, pesan saya: jangan pernah meminjamkan ponsel dan sim card Anda. Semua data dalam ponsel, kartu memori, dan sim card Anda dapat di-cloning. Sekali pun rusak, orang yang memperbaikinya harus sangat dapat dipercaya! Untuk saat ini, internet banking masih lebih aman.

Namun tidak hanya pengguna e-banking saja, pesan text, foto dan video yang ada dalam ponsel pun juga dapat dicuri, walau sudah dihapus dan diformat. Jika kerugian akibat pencurian data dalam ponsel lebih besar resikonya dari pada harga ponsel Anda. Lebih baik ponsel yang sudah rusak atau tidak terpakai Anda hancurkan bersama kartu memorinya.

LCD atau CRT: Pilih Monitor Sesuai dengan Kebutuhan

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Google Buzz
  • Blogger
  • Google Reader
  • Yahoo! Bookmarks
  • YahooBuzz
  • BlinkList
  • Live
  • MSNReporter
  • Friendster
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • email
  • RSS

Artikel ini berisi beberapa tips yang bisa kita pelajari sebelum membeli monitor. Pilih CRT atau LCD? Hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum monitor? Cukupkah daya yang tersedia untuk menghidupkan monitor tersebut? Bagaimana jika kita ingin dapat melihat TV dan DVD juga?

Konsumsi Daya
Untuk ukuran layar yang sama, CRT mengkonsumsi lebih banyak daya dibanding LCD. Sehingga penggunaan LCD lebih hemat dibanding dengan CRT. Supaya lebih hemat, sesuaikan setelan brightness dan contrast dengan kondisi pencahayaan ruangan, semakin redup, semakin hemat :) .
Perhatikan juga biasanya beberapa model baik CRT maupun LCD menyediakan fitur energy saving yang dapat otomatis mengatur pencahayaan.

Harga
Saat ini, untuk ukuran layar yang sama, harga LCD lebih mahal dibanding dengan CRT. Jika ingin lebih berhemat, belilah CRT bekas.

Lifetime
Secara umum umur CRT lebih lama dibanding LCD. Seiring dengan berjalannya waktu cahaya yang dihasilkan layar CRT akan meredup. Demikian juga LCD yang sudah tua, selain itu juga akan muncul semakin banyak dead pixel.

Bentuk, Dimensi dan Berat
Disain LCD lebih tipis, dari pada CRT. Sehingga sangat cocok jika ruang yang tersedia tidak cukup luas. Sebagian besar LCD bahkan dapat ditempel di dinding dan langit-langit rumah. Untuk ukuran layar yang sama, berat LCD pun lebih ringan dari pada CRT.

Ukuran Layar
Ukuran layar monitor dihitung secara diagonal, biasanya digunakan satuan inci atau inch dengan simbol tanda petik dua (“).
Ukuran layar CRT sangat terbatas, yang beredar di pasaran sekarang berkisar antara 10″ hingga 24″. Sedangkan ukuran layar LCD lebih bervariasi dan besar, mulai dari sekitar 9″ hingga 108″.

Aspect Ratio
Aspect Ratio adalah perbandingan lebar dan tinngi sebuah layar monitor. Untuk standar komputer biasanya digunakan perbandingan 4:3. Untuk multimedia dan hiburan biasanya menggunakan layar lebar atau wide screen dengan Aspect Ratio 16:9.
CRT karena menggunakan tabung dan dengan alasan afisiensi pada umumnya memiliki Aspect Ratio 3:4. Sedangkan LCD karena menggunakan teknologi yang lebih fleksibel biasanya menggunakan 16:9.
Jika kita menggunakan wide screen, jangan lupa untuk menyetel ukuran layar pada OS agar sesuai dengan aspect ratio-nya. Semisal ukuran normalnya 1024×768, maka untuk wide screen gunakan 1024×576.

Akurasi Warna
Sehubungan dengan sudut pandang, LCD mengalami distorsi warna yang lebih parah dibanding CRT. Sehingga kadang diperlukan melihat LCD secara tegak lurus untuk melihat warna dengan lebih akurat.

Kesehatan
CRT menggunakan tabung sinar katoda dan tegangan yang cukup tinggi untuk menghasilkan radiasi elektromagnetik. Sedangkan LCD hampir tidak ada sama sekali. Sangat disarankan untuk membeli filter anti radiasi tambahan jika monitor kita tidak memiliki filter anti radiasi.

Luminasi dan Glare
Pada umumnya CRT memiliki luminasi atau contrast ratio yang lebih tinggi, artinya gambar yang ditampilkan layar CRT dapat lebih terlihat jelas dibanding LCD jika ditempat terang. Selain itu karena luminasi yang rendah kadang permukaan layar LCD memantulkan sinar-sinar yang tidak dikehendaki sehingga dapat mengganggu pandangan.

TV
Sebagian besar LCD TV layar lebar kini dilengkapi juga yang memiliki port VGA atau port HDMI. Tergantung VGA Card yang kita gunakan, kedua port ini dapat dihubungkan langsung ke komputer kita. Jika TV yang kita gunakan hanya memiliki port RCA (merah-putih-kuning) kita dapat menggunakan converter RCA to VGA.

Bahan artikel diambil dari matakuliah Teknologi Informasi. Untuk memperoleh materi tentang monitor lain yang tidak masuk dalam artikel ini, silahkan kunjungi link di bawah ini:
Monitor
CRT
LCD
Plasma
LED – LCD
OLED
Touchscreen
Multi-Monitor

Silabus Teknologi Informasi Versi 1

  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Google Buzz
  • Blogger
  • Google Reader
  • Yahoo! Bookmarks
  • YahooBuzz
  • BlinkList
  • Live
  • MSNReporter
  • Friendster
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • email
  • RSS

Pendahuluan
Matakuliah ini diselenggarakan untuk memberikan wawasan dan pedoman awal kepada mahasiswa yang kurang mengenal dunia Teknologi Informasi agar dapat mengikuti matakuliah lain di bidang Teknologi Informasi dengan baik.

Tujuan Umum:
Mahasiswa memahami sejarah & perkembangan Teknologi Informasi, serta mendapat wawasan yang luas dan mampu memutahirkan pengetahuannya sendiri tentang perkembangan Teknologi Informasi terkini.

Tujuan Khusus:
Mahasiswa memahami sejarah Teknologi Informasi.
Mahasiswa memahami berbagai istilah dalam Teknologi Informasi.
Mahasiswa mengenal berbagai komponen komputer.
Mahasiswa memahami dasar cara kerja berbagai komponen komputer.
Mahasiswa mampu mengoperasikan komputer.
Mahasiswa mampu menggunakan internet.

Materi:
Sejarah Komputer
Motherboard / Mainboard
Processor
Main Memory / RAM
Graphic Card / VGA Card
Monitor
Printer
Storage Media
Operating System
Network
Internet & Search Engine
E-Mail & IM
Office Softwares
Multimedia Sofwares